Kadang orang menganggap bekam dengan sebelah mata, karena dianggap sudah kuno atau hanya sekedar alternatif. Padahal dunia kedokteran saat ini mulai membuktikan khasiat bekam.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa bekam bekerja dengan cara merangsang atau mengaktifkan :
(1) Sistem kekebalan tubuh
(2) Pengeluaran enkefalin (neurotransmitter yang berperan dalam pengaturan rasa sakit, mood, tingkah laku, dan pengaturanhormon).
(3) Pelepasan neurotransmitter (utk memperlancar sistem syaraf)
(4) Penyempitan dan pelebaran pembuluh darahserta
(5) “The gates for pain” pada Sistem Syaraf Pusat yang berfungsi mengartikan sensasi rasa nyeri.
Adapun mekanismenya, menurut Dr. Wadda’A. Umar, adalah sebagai berikut: apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam,maka akan terjadi kerusakan pada kulit, jaringan bawah kulit (sub kutis),fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediatorseperti serotonin, histamine, dan bradikinin, serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriolpada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan)otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanandarah secara stabil. Yang terpenting adalah dilepaskannya corticotrophinreleasing factor (CRF), serta releasing factor lainnya. CRF selanjutnya akanmenyebabkan terbentuknya ACTH, corticotrophin serta corticosteroid yang mempunyai efek meredakan peradangan serta menstabilkan permeabilitas sel.
Penelitian lain menunjukkan bahwa bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C,serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin, suatu zat yang berfungsi dalam persepsi rasa sakit. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan refleks intubasi nyeri yang nantinya semua itu akan mengurangi rasa sakit.
Thomas W. Anderson telah menulis sebuah buku berjudul 100 Diseases Treated by Cupping Methode. Beberapa diantara penyakit yang berespon cukup baik dengan Terapi bekam adalah Hipertensi,hiperuricemia (Gout/Pirai), hiperkolesterolemia, stroke, parkinson, epilepsy,migrain, vertigo, gagal ginjal, varises, wasir (hemoroid), dan semua keluhansakit (rematik, ischialgia/sciatica, nyeri pinggang bawah), penyakit darah(leukemia, thalasemia), tinnitus, asma, alergi, penyakit sistim imun (SLE,HIV), infeksi (Hepatitis, elefantiasis), Glaukoma, Insomnia,enuresis/mengompol, mania, skizofren dan trans (gangguan sihir/jin), dll.Begitu juga bekam untuk kesuburan (fertilitas) dan kecantikan (menghilangkanjerawat, komedo, vitiligo, menurunkan berat badan, dll).
Manfaat :
1.Mengeluarkan darah kotor, baik darah yang teracuni maupun darah yang statis,sehingga peredaran darah yang semula tersumbat menjadi lancar kembali.
2.Meringankan tubuh. Banyaknya kandungan darah kotor yang menumpuk di bawah permukaan kulit seseorang akan mengakibatkan terasa malas dan berat. Jika dibekam, maka akan meringankan tubuhnya.
3. Menajamkan penglihatan. Tersumbatnya peredaran darah ke mata mengakibatkan penglihatan akan menjadi buram. Setelah dibekam, peredaran darah yang tersumbat kembali lancar dan mata bisa melihatdengan terang.
4. Menghilangkan berbagai macam penyakit.Rasullulah shallallahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan ada 72 macam penyakityang dapat disembuhkan dengan jalan berbekam, seperti: Asam urat, darah tinggi,jantung, kolesterol, masuk angin, migrain, sakit mata, stroke, sakit gigi,vertigo, sinusitis, jerawat, sembelit, wasir, impotensi, wasir, kencing manis,liver, ginjal, pengapuran dan lain lain.
BEGITU BANYAK MANFAAT BEKAM JADI YANG BLUM PERNAH COBA MAKA COBALAH SAYA SIAP DI PANGGIL KERUMAH ANDA HUB SAYA RATIJO
Hp :085 325 761 217
Tidak ada komentar:
Posting Komentar